Sabtu, 20 Desember 2008

ternyata seperti kunci dan mekanismenya

Pagi ini aku tersadar

Bahwa memang semua ini tidak akan ada akhirnya

Tidak sampai seseorang menutupi seluruh tubuhku dengan kain putih

Dan mengukir namaku di kayu kecil tertancap tanah

 

Apa yang tidak akan pernah selesai (?)

 

Hal apa di dunia ini yang bisa diselesaikan (?)

 

Rangkaian peristiwa yang terus di rajut apik oleh sesuatu yang tak terjangkau manusia

Bayangkan pustaka dunia di atas sana, jika memang benar ada di atas….

 

Denting yang terhanyut dalam pusara angin

Rasaku berkata seperti itulah hidup

Seperti nada yang dimainkan, sesaat untuk satu not yang punya arti dalam sebuah maha komposisi

Namun apa jadinya jika rasaku ternyata pemberian sang maha pencipta

Masih jelaskah semua yang nyata dirasa ?

Masihkah yang nyata berarti ada dan ada berarti nyata ?

 

Hahahahahahahahahaha…………..(tawa siapa ?)

Rabu, 03 Desember 2008

obrolan anak-anak

Suatu hari ada 3 orang anak kecil

Berkumpul di sebuah lapangan berpasir di pinggir sungai

 

Seorang anak bertanya pada teman-temannya;

 

“apakah kita hidup di sebuah Negara ?”

 

Tanya si anak dengan wajah ingin tahu

 

“tidak bodoh!kita tidak hidup di tempat sebagus itu!”

 

“ya,kita tidak berbaring di sebuah Negara”

 

jawab kedua temannya dengan kontra

 

“lalu kalian sebut apa bangunan besar di perempatan itu?,bukankah para pengayuh yang bertopi selalu menyebutnya dengan istana Negara…”

 

ujarnya berargumen

 

“itu tempat pasang judi togel……”

 

 

 

 

they race !

Everybody race to hurt me

 

Everybody race to hurt me

 

Everybody race to hurt me

 

They put all the efforts to make me cry

But sorry for them

 

I’m not hurt a little

untuk perempuan itu

Dia berjalan disana

Satu langkah untuk setiap tetes air matanya

Untuk setiap beban di pundaknya yang membatu

Hentak dan sesak tak bersuara

 

Seperti terhimpit

Seperti diinjak

Gaduh tak lagi dirasa

Bening tak lagi nyata

Gadis yang hanya ingin dikagumi dan diakui

 

Pembunuh….dia pembunuh….

Dia membunuh perasaannya untuk membunuh bayangan….

 

“Sambut aku….”……

Bisiknya

“Sambut aku wahai kekasihku yang tak ada….”……

Dia bergumam melalui semen berlampu yang menyinari kakinya dari bawah…..

 

“Tidaaaakkk !!!!!!!!!!!!!!!!.....”…

“Tidaaaakkk !!!!!!!!!!!!!!!!.....”…

 

Rasakan dia ingin menangis….

Rasakan dia ingin teriak…

Rasakan dia ingin mencaci…..

Rasakan dia tak mau lari……

 

Jari-jarinya bergetar…begitu cepat….begitu keras…….

begitu nyaring gemeretak giginya….

 

Sayang….sayang………

Dia begitu lembut….sumpahku untuk kehalusan sutra pada auranya….

Sorot matanya yang hanya dua warna….hitam….putih….

Hitam….putih….hitam….putih…..hitam…putih….hitam…hitam…..hitam….hitam….

 

Hingga gelap pekat tak berwarna…….

Hingga terhembus asa terakhir dari rongga-rongga hidungnya….

 

Permukaan menjadi lembap……tikus-tikus got mulai membicarakannya….

“hei….jangan tutupi aku….”…..

 

Dia dalam pembaringannya yang terakhir…..

Gadis manis yang baru saja membunuh perasaan

sekitar jam 4 sore

Garis merah marun dibawah cahaya matahari

Menembus masuk dari sela menganga langit-langitku

 

Layarku bisa menggigit

Tidak sakit

Cuma dicubit sedikit

dirasa

PERNAHKAH KAU MERASA BAHWA DIRIMU TAK PERNAH ADA ?

PERNAKAH KAU LIHAT CERMIN DAN TAK KAU LIHAT APAPUN DISANA?

PERNAHKAH KAU BERDIRI DI BAWAH TERIKNYA MENTARI NAMUN TAK KAU TEMUKAN BAYANGMU DISANA ?

PERNAHKAH KAU TERDIAM DIANTARA HIRUK PIKUKNYA KOTA DAN TAK SEORANGPUN YANG MELIHATMU ?

KETIKA KAU DUDUK DI TAMAN DAN ANAK KECIL HANYA BERMAIN BOLA

KETIKA KAU MEMBELAH JALANAN KOTA DAN BERLUMUT DI TROTOARNYA

KETIKA KAU BISIKKAN PUISI-PUISIMU PADA RUMPUT-RUMPUT

KETIKA KAU LIHAT TERTAWANYA KELUARGA KECIL DI ANTARA PEPOHONAN

KETIKA SUATU KETIKA DAHAN YANG JATUH ITU ENGGAN MELAYANG DI ATAS KEPALAMU

 

DAN DIMANAKAH KEADILAN TUHAN KETIKA KAU MEMPERTANYAKANNYA ?

KAU ADA MESKIPUN KAU TAK BERHARAP LAGI UNTUK ADA

KAU ADA UNTUK SUATU SAAT MENJADI TIADA

KAU ADA HANYA UNTUK DITIADAKAN

 DAN BERLARILAH SEMBARI KAU BASAHI PIPIMU DENGAN ZAT CAIR YANG NYATA

YANG TERUS MENERUS MEMAKSAMU UNTUK SADAR BAHWA….

 

KAU ADA

YA TEMAN…..KITA ADA

HINGGAPLAH DI KOKOHNYA PUNDAK DUNIA

DAN CERMATI DIRIMU DARI SANA