Sabtu, 25 April 2009

kata untuk diam

Dan biarlah kulipat tubuhku

Tubuh ini

Yang pucat ringkih dan rapuh ini

Biarlah wajah ini selalu bersembunyi

Biarlah mata ini selalu sunyi

biarlah hidung ini selalu menutup

biarlah kening ini mengecup asin dari tulang

 

biarlah….biarlah…..

 

kehitaman dari hitam menelusur arteriku

sanjung syahdu dari inci ke inci

setiap kapur yang mengendap di tubuhku

biarlah hitam itu menjadi sunyiku

kesunyian dari panca inderaku

tajuk siksa dari sisa-sisa cercah senyum dan tawaku

 

aku mau DIAM !!!..

 

ya…diam

prisma-prisma transparan mengambang di sekitarku

seperti kotak bergambar mempertontonkan kemaluanku

kehancuranku,kejayaanku,kecintaanku,kebingunganku,keindahanku

 

….kematian dan kehidupan setelah matiku…….

 

Biarlah…..biar…….aku mau diam……

 

Melipat tubuhku dan menunggu demam…..

 

 

Tidak ada komentar: